Connect with us

Berita Kwarda

Hari Jadi Kwarda Banten yang ke 18

Published

on

Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Banten memasuki usianya yang ke 18 di Tahun 2019 ini. Dalam peringatannya di hari jadi yang ke 18 para pengurus kwarda melakukan acara syukuran dengan melakukan pengajian bersama seluruh pengurus.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Kwarda

Silaturahmi 250 Pramuka Anggota SAKA Se Kwarda Banten

Published

on

SERANG, Untuk meningkatkan tali silaturahmi, Kwartir Derah Gerakan Pramuka Banten melalui Andalan Satuan Karya Pramuka ( Saka ), menggelar Latihan Gabungan di halaman gedung sekretariat kwarda Banten, Minggu (01/12/2019).

Laporan Ketua Pelaksana Kegiatan LATIHAN GABUNGAN SAKA ” Heru Priatna “

Giat  LATGAB SAKA (Latihan Gabungan antar Satuan Karya Pramuka) se-Banten ini diselenggarakan dalam satu hari penuh.

Heru Priatna (Ketua Pelaksana) dalam keterangannya, tujuan diselenggarakannya LATGAB SAKA (Latihan Gabungan antar Satuan Karya Pramuka) se-Banten ini adalah untuk memupuk rasa persatuan dan kesatuan serta kekompakkan sesama SAKA, juga bertujuan menyatukan visi dan misi untuk perkembangan Satuan Karya Pramuka agar kedepannya menjadi lebih baik, bernilai dan terukur.

Sementara itu Ketua Kwarda Banten H Mohammad Masduki dalam sambutannya mengatakan, latgab Saka pramuka menjadi wadah silaturahmi pramuka penegak pandega. Ini bertujuan membina karakter generasi muda melalui pengembangan wawasan dan keterampilan kesakaan, sehingga pramuka bisa menjadi garda terdepan dalam menjaga ideologi bangsa dan keutuhan NKRI.

Ketua Kwarda Banten ” H Mohammad Masduki ” membuka kegiatan Latgab Saka

“Ini menjadikan bukti bahwa kegiatan Kepramukaan bisa menjadi alternatif kegiatan positif bagi kaum muda yang ada di Banten,” katanya.

Ketua Kwarda Banten menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Sehingga bisa memberikan wawasan baru dalam kegiatan Pramuka dan bisa menjadi bahan latihan di pangkalan masing-masing nantinya. Ia juga menyampaikan bahwa peserta bisa melaksanakan kegiatan ini dengan baik agar apa yang menjadi tujuan kegiatan ini bisa tercapai.

Ketua Kwarda didampingi sejumlah Andalan Kwarda di antaranya, Satibi (Sekretaris),  Miftahul Rahmat (Andu Saka), Masiah Imas (Andu Binamuda), Eni Arumita (Pusdiklatda), Jaenal Arifin (Andu Humas), Mahmud (Andu Usaha), Lia Purnama ( Andu Binamuda) serta beberapa Anggota Dewan Kerja Daerah Banten dan Heru Priatna (Andalan Saka) yang sekaligus ketua pelaksana dalam kegiatan ini.

Pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kualitas anggota Saka yang ada di Banten dan dapat menjadi motivasi kedepan agar menjadi lebih baik lagi serta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam kegitan ini pada diri sendiri maupun lingkungannya. ( K’Zhe )

Continue Reading

Artikel

SRC Banten Bantu Pramuka Menggunakan Komunikasi Radio

Published

on

Di zaman digital seperti sekarang ini hampir sebagian dari kita mempunyai ponsel dengan jangkauan yang semakin luas serta kemampuannya yang semakin canggih. Namun tidak sedikit pula yang mempunyai alat komunikasi Handy Talkie (HT) berbasis radio frekuensi walau  alat tersebut dianggap sudah ketinggalan zaman. 

Komunikasi radio sudah sejak lama dikenal. Dan menjadi andalan pada saat perang dan keadaan darurat, mengapa kita membutuhkan keterampilan komunikasi dengan HT (handy Talky) dan Satelit karena pada saat tertentu komunikasi yang kita gunakan saat ini dapat terganggu, contohnya dalam keadaan bencana seperti gempa stunami maka semua BTS akan terganggu dan rusak bahkan sumber energi dari PLN juga tidak beroperasi maka komunikasi via HP yang biasa kita gunakan akan terputus.

Dalam keadaan seperti ini maka salah satu alternative komunikasi dapat melalui HT baik dengan repeater terestrial maupun dari Satelit Lapan-A2/Lapan- ORARI.

Scout Radio Comunication (SRC) Banten yang didirikan oleh Ka Bobby Yunandar dibentuk sebagai upaya memberikan edukasi kepada anggota pramuka dalam sarana komunikasi menggunakan radio khususnya HT. SRC juga membentuk dan mengghimpun anggota pramuka dalam proses membantu sarana komunikasi ketika bencana terjadi seperti kejadian 1 tahun lalu gempa stunami Anyer Carita di Banten.

SRC sendiri mulai didirikan diawal tahun 2019, dan hingga kini SRC sudah benyak membantu dalam kegiatan kegiatan Kepramukaan baik didaerah maupun di sekolah sekolah. Alhamdulillah SRC sudah memiliki perlengkapan yang cukup seperti Handy Talki ( HT ) dan Repeater, Jelas Bobby.

Bobby Yunandar Photo bersama Ketua Kwarda Banten H Mohammad Masduki

Saat ini komunikasi sudah menjadi bagian dari hidup yang tidak dapat terpisahkan lagi. Dengan adanya teknologi yang berkembang saat ini, komunikasi bahkan bisa dilakukan tanpa memandang tempat dan waktu sehingga jarak yang jauh dengan perbedaan waktu yang besar pun bukan menjadi masalah lagi. Kini alat komunikasi yang paling banyak digunakan dan populer adalah ponsel pintar, namun masih ada juga beberapa profesi pekerjaan yang menggunakan handy talky (HT) sebagai alat komunikasi utamanya.

Memangnya apa saja kelebihan HT sehingga tidak sedikit orang yang memilikinya? 

Bobby juga menjelaskan “Handy talkie adalah alat telekomunikasi dua arah yang serba guna, handy talkie ini menggunakan teknologi PTT atau Push To Talk, dimana pengguna handy talky mesti menekan tombol untuk berkomunikasi dengan lainnya“

HT jugamerupakan jenis alat komunikasi yang memakai sistem sinyal frekuensi untuk pemancarnya sehingga dapat menghubungkan antar HT. Biasanya, HT ini dipakai dalam berbagai unit pekerjaan mulai dari TNI, polisi, Pramuka, security hingga pekerja pabrik.

Berikut adalah sebagian dari manfaat  dan kegunaan yang bisa kita dapati dari penggunaan HT.

Memudahkan Pekerjaan

Di dalam pekerjaan alat ini sangat berguna sekali walaupun sekilas terlihat sederhana.  Pekerjaan yang menggunakan alat ini yaitu polisi lalu lintas, security, pekerja tambang, dan event organizer. Dengan adanya alat ini, pengguna bebas melakukan percakapan.

Untuk Komunikasi Keselamatan

Di dalam kondisi darurat seperti bencana alam, search and rescue di gunung dan kondisi darurat lainnya alat ini berperan sangat penting. Misalnya ketika sedang terjadi bencana alam, di mana jalur komunikasi public seperti telepon dan seluler terputus untuk beberapa waktu, meskipun sedang drama kondisi seperti demikian, HT masih bisa berfungsi dengan baik. 

Di Amerika, sistem komunikasi radio masih menjadi alat komunikasi yang utama sewaktu terjadi bencana seperti badai, banjir, tsunami, ataupun gempa bumi.

HT Praktis digunakan

Alasan kuat lainnya mengapa HT masih dipergunakan di dalam banyak pekerjaanya itu karena ada fungsi pada HT yang mana fungsi tersebut tidak bisa tergantikan oleh ponsel, yakni komunikasi One-to-Many atau broadcast voice informative serta komunikasi mandiri tanpa adanya ketergantungan dari pihak lain. Dalam arti, informasi yang disampaikan melalui Handy Talkie ini bisa didengar oleh seluruh pihak yang memantaunya, sehingga bisa mudah melakukan koordinasi Mobile Team secara serentak. 

Bobby Yunandar (Pendiri SRC) saat memberikan Materi Komunikasi Radio

Event organizer, security, field officer, tim SAR atau bahkan konvoi kendaraan, semuanya memanfaatkan aspek kepraktisan Handy Talkie ini.

Harga HT Terjangkau dan Murah

Tentu sudah jelas Handy Talkie sangat murah, ingin digunakan hingga kapan pun atau secara terus menerus tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan lain. Handy Talkie bersifat tetap. Handy talkie tidak seperti internet ataupun telepon seluler yang mana memerlukan biaya tambahan seperti kuota. Dengan adanya Handy Talkie, pengguna bebas menggunakannya tanpa adanya khawatir terhadap biaya lain tersebut, ditambah harga ht murah. Menjadikan alat ini semakin banyak diminati.

Jarak jangkau yang Lumayan Luas

Jangkauan dari Handy Talkie ini dapat menjangkau jarak hingga 19 kilometer. Apabila Anda ditugaskan untuk mensurvei daerah yang berbeda, maka penyampaian informasinya dapat dilakukan secara langsung tanpa mesti bertemu di meeting point. Sehingga diskusi akan lebih efektif.

Itulah beberapa manfaat HT yang bisa kita gunakan,. Meski handy talky menjadi salah satu alat komunikasi yang masih kurang canggih dibanding yang lain, namun ternyata eksistensinya hingga kini tetap tidak pudar. (K’Zhe)

Continue Reading

Berita Kwarda

Ratusan Pramuka Banten Ikuti Peningkatan Kompetensi Anggota Saka Widya Budaya Bakti

Published

on

SERANG, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Banten menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kompetensi Anggota Satuan karya ( Saka ) Widya Budaya Bakti, Senin (25/11/2019). Bertempat di kawasan situs sejarah di Kecamatan Kasemen  Keraton Kesultanan Banten.

Dalam rangka melahirkan anggota Saka Widya Budaya Bakti yang kompeten, Direktorat Sejarah dan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan kegiatan peningkatan kompetensi Anggota Saka Widya Budaya Bakti. Kegiatan yang berlangsung satu hari penuh diikuti 250 anggota Saka Widya Budaya Bakti di Museum Kesultanan Banten.

Kegiatan yang bertujuan memberikan wawasan dan pengalaman anggota Pramuka Satuan Karya Pramuka Widya Budaya Bakti dalam bentuk ketrampilan teknis, memperkuat dan membina tali persaudaraan antar anggota Satuan Karya Widya Budaya Bakti, serta membangun jaringan antar pangkalan saka di lingkup Saka Widya Budaya Bakti khususnya di Kwartir Daerah Banten.

Kegiatan peningkatan kompetensi ini merupakan kegiatan rangkaian dari peningkatan kompetensi 6 provinsi termasuk Banten dan sudah melaksanakan di Jakarta kemudian di Jawa Barat, Yogyakarta dan akan menyusul di Semarang dan Jawa Timur.

Dalam sambutannya H. Mohammad Masduki Ketua Kwarda Banten “ Kegiatan ini merupakan peluang yang bagus bagi pengembangan kecakapan dan kompetensi bagi para Pramuka, disisi lain menjadi tantangan bagi gerakan Pramuka untuk melakukan pembinaan dan pengembangan usaha yang sesuai, dengan tujuannya merupakan wadah pendidikan dan pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega untuk menyalurkan minat mengembangkan kemampuan dan pengalaman dalam bidang pengetahuan dan teknologi serta keterampilan yang dapat menjadi bekal bagi kehidupan dan penghidupan untuk mengabdi pada masyarakat bangsa dan negara.”

“Berdasarkan tujuan tersebut maka diharapkan para Pramuka yang mengikuti akan memiliki bekal bagi kehidupan dan mampu menciptakan lapangan kerja sesuai dengan kemampuan pengetahuan dan keterampilan yang menjadi tantangan bagi gerakan pramuka dan instansi pemerintah yang memiliki guna mengembangkan penguatan kompetensi dan percakapan yang sesuai dengan dunia pendidikan dan dunia usaha.” Imbuhnya.

Ditandai pemukulan Kentongan sebanyak 6 kali oleh Ketua Kwarda Banten Mohammad Masduki membuka secara resmi kegiatan sebagai wadah untuk meningkatkan keterampilan dalam rangka membekali anggota Saka Widya Budaya Bakti.

“Peningkatan kompetensi Saka Widya budaya Bakti zaman sekarang kita tidak boleh lupa bahwa kemajuan teknologi luar biasa cepatnya. Generasi muda Indonesia tidak hanya sekedar belajar, tidak hanya sekedar sekolah tetapi yang diharapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru anak-anak ini menjadi anak-anak yang betul-betul siap siap bekerja siap menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Melalui ketrampilan teknis yang dipersiapkan pada rangkaian kegiatan nanti, meliputi Fotografi dan Sinematografi, Pemetaan sejarah secara digital, Kepemanduan museum, dan Pengasuhan anak diharapkan kalian mengikutinya dengan sungguh-sungguh.” pesannya kepada 250 anggota Saka Widya Budaya Bakti dalam arahan Pembina Upacara Pembukaan.

Ka Rizal dalam keterangannya mengatakan bahwa Kegiatan ini dilaksanakan selama satu hari penuh, agenda dari kegiatan ini disesuaikan dengan muatan materi dari masing-masing Krida, dan di akhir kegiatan dilaksanakan unjuk hasil dari masing-masing kelas. Harapannya setelah berakhirnya kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan anggota Saka Widya Budaya Bakti sesuai dengan minat Krida nya. ( K’Zhe)

Continue Reading

Berita Utama

Copyright © 2019. Humas Kwarda Banten.

New offer: This is a demo store for testing purposes — no orders shall be fulfilled. Dismiss